Parade Gamelan Menyambut Tahun Baru 2013

 

gamelan bbm - sri wisnu

Suara Halilintar bergemuruh dan menggelegar. Suara angin yang cukup keras mewarnai malam itu. 31 Desember  2012. Ya itu adalah hari terakhir dalam tahun 2012 karena setelah jam 24.00 tahun akan berubah menjadi Tahun Baru 2013.

Ada yang lain malam itu di Balai Budaya Minomartani. Ada apa gerangan? Dalam menyambut Tahun Baru 2013, Balai Budaya Minomartani bekerjasama dengan Radio Komunitas BBM Fm 107,9 Mhz, , segenap akademisi, dan warga setempat untuk mengadakan acara PARADE GAMELAN.

gamelan bbm - sri wisnu  gamelan bbm - sri wisnu

Acara ini merupakan acara tahunan, yang setiap tahunnya  berganti tema dan judul. Tahun sebelumnya berjudul GAMELAN KONSER tahun ini berubah menjadi PARADE GAMELAN. Tema  Parade Gamelan tahun ini adalah  “Berbeda dalam Kebersamaan Menggapai Keharmonisan”. Apa to itu maksudnya? Gamelan itu adalah alat musik yang fleksibel, artinya bisa didimainkan dengan cara apapun baik dimainkan dengan nada-nada halus, keras, maupun dengan cara-cara yang tidak biasa. Tetapi walaupun dimainkan dengan cara berbeda sekalipun pada akhirnya akan tetap tercipta suatu keharmonisan bersama dimana disitu semua perbedaan ternyata bisa berjalan bersama.

Pada Parade Gamelan ini di tampilkan beberapa peserta dari berbagai komunitas. Seperti, Sang Bumi, UKJGS UGM, Prasasti FIB UGM, Kawuri, Monitor Rakom BBM Fm, Gebyar Gangsa AMPTA, Bayu Bajra, Sekar Laras FEB UGM, Teater 10 SMA 8, dan Sekolah Vokasi UGM.

othog bbm - sri wisnu

( gambar mainan jawa “Othog-othog” )

Acara ini merupakan acara tahunan, yang setiap tahun  berganti tema dan judul. Ketika tahun sebelumnya berjudul GAMELAN KONSER tahun ini berubah menjadi PARADE GAMELAN. Parade Gamelan tahun ini menampilkan komposisi-komposisi yang bersifat klasik maupun kontemporer.

Melihat berlangsungnya acara, dapat dilihat begitu banyaknya antusiasme dari masyarakat, baik dari akademisi maupun warga masyarakat setempat. Penulis sempat melakukan wawancara dengan orang asing, Ashley,  dari Australia yang sedang melakukan penelitian untuk desertasinya mengenai dalang wanita. Ashley mengatakan bahwa di Australia tidak ada acara Parade Gamelan seperti ini di Australia, sehingga dia sangat senang sekali bisa menyaksikan pergantian tahun sambil menyaksikan Parade Gamelan di Balai Budaya Minomartani.

bbm - sri wisnu  bbm - sri wisnu

Tepat ketika pukul 24.00 semua orang membunyikan mainan Othog-othog yang sudah dibagikan untuk dibunyikan bersama. Bunyi yang nyaring tersebut dipadu dengan pemukulan semua alat gamelan secara bersama-sama oleh semua peserta Parade Gamelan.

Gambaran di masyarakat bahwa gamelan itu adalah kuno dan tidak bisa berkembang sesuai jaman, malam itu sirna sudah dibuktikan dengan adanya Parade Gamelan yang sangat berbeda dari biasanya. Jangan sampai gamelan sebagai tinggalan budaya yang adiluhung dari nenek moyang kita dibawa semua oleh orang-orang asing. Kita harus mulai memupuk kembali rasa memiliki gamelan sebagai salah satu kekayaan budaya bangsa kita dan  melestarikannya sebagai tinggalan untuk anak cucu bangsa Indonesia.

( penulis: Anggara SW )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.