Minggu Ceria di Balai Budaya Minomartani

 

pentas ceria bbm - sri wisnu

Di kala lagi asyik mendengarkan siaran radio komunitas BBM Fm 107,9 Mhz, tiba-tiba ada informasi dari penyiar radio yang mengatakan bahwa tanggal 9 Desember 2012 akan ada acara Pentas Ceria Anak 2012 di Joglo Balai Budaya Minomartani. Langsung saja penulis menginformasikan hal itu kepada para ibu-ibu tetangga dan juga warga sekitar beserta teman-teman mengenai kegiatan itu.

pentas ceria bbm - sri wisnu   pentas ceria bbm - sri wisnu

Minggu pagi tanggal 9 Desember 2012 pukul 08.00 WIB penulis berjalan kaki menuju Joglo Balai Budaya Minomartani dan ternyata disana sudah ada beberapa penjual makanan, minuman, dan mainan anak yang sudah menyiapkan barang dagangannya. Tampak beberapa anak berlari-lari dan bermain bersama temannya disekitar Joglo. Sedangkan di lantai 2 terlihat beberapa ibu-ibu sedang merias dan juga memasangkan kostum tari pada anak-anak.

pentas ceria bbm - sri wisnu   pentas ceria bbm - sri wisnu

Tepat pukul 09.30 WIB, Sukisno selaku penanggung jawab Pentas Ceria Anak membuka acara tersebut. Setelah memberikan sedikit sambutan kemudian acara diserahkan kepada MC. Dengan canda tawa yang dikeluarkan oleh ketiga MC ( Emon, Radjiman, Sukir ) bisa menghidupkan suasana Pentas Ceria Anak menjadi lebih meriah.

pentas ceria bbm - sri wisnu   ppentas ceria bbm - sri wisnu

Acara dimulai dengan pentas tari kemudian diselingi dengan pentas gamelan oleh SD Tarakanita, pentas drama anak, menyanyi, dan juga dolanan anak. Tampak anak-anak menari dengan meliuk-liukkan tubuhnya. Sesekali tampak ada anak yang lupa dengan geraknya, membuat para penonton tersenyum simpul. Seorang ibu mengatakan bahwa sudah bagus anak-anak ini mau diarahkan untuk mengenal budaya tradisional daripada hanya bermain dan lari-lari yang kurang ada manfaatnya.

pentas ceria bbm - sri wisnu   pentas ceria bbm - sri wisnu

Sukisno sendiri mengatakan bahwa pentingnya pengenalan dan penanaman sejak dini seni budaya bangsa yang luhur kepada anak-anak. Jangan sampai ketika dewasa kelak, generasi kita tidak mengenal yang namanya seni budaya tradisi bangsa. Bangsa lain (internasional) saja mau mempelajari seni budaya bangsa Indonesia, kok malah kita sebagai orang Indonesia menjauhinya.

(penulis: Anggara Sri Wisnu)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.